Kriteria konsep penugasan maket :
1.
Dream
house2. Gila-gilaan
3. Yang belum pernah ada
4. Ekstrim
5. Beridentitas
Dalam pembuatan konsep
tugas maket ini, banyak hal yang perlu dipertimbangkan, namun pada akhirnya
saya membuat sebuah dream house yang belum pernah ada, gila-gilaan, dan
membuatnya menjadi identitas pribadi saya. Saya menginginkan ketika saya
menyebutkan “BLACK ROCK” semua orang akan tahu saya tinggal dimana dan
bagaimana rupa bangunan yang saya tinggali, dan apa itu “Black Rock”.
Setelah kajian ini
selesai saya pun berharap ketika saya meninggalkan rumah ini pada suatu saat
nanti, rumah ini akan menjadi misteri yang selalu ingin diungkap orang, mungkin
jika rumah ini tidak terawat dan banyak di tumbuhi tumbuhan liar menurut saya
akan tampak seperti ghost house, saya juga ingin membuat persepsi demikian
sehingga identitas rumah ini di mata orang banyak akan memiliki kenangan
tertentu.
Konsep masa
Dalam hal konsep
masa, saya ingin membuat bangunan yang berada di dalam sebuah batu karang yang
besar tanpa merusak tampilan luar batu karang tersebut. Secara keseluruhan
tampilan akan seperti tanpa ada perubahan yang membuat identitas tempat itu
hilang. Jadi, saya hanya akan mengeluarkan isi dari batu tersebut dan membentuk
ruang-ruang yang saya butuhkan.
Konsep interior
Penggunaan bahan
sangat menentukan efek yang ditimbulkan dalam sebuah rumah tinggal, terlebih
dalam hal ini adalah dream house. Dibagian luar yang dapat kita lihat hanya
tampilan batu yang besar dengan lubang-lubang yang nantinya akan memberi ruang
guna bagi ventilasi maupun pintu. Dibagian dalam ruangan saya ingin membuat
sangat natural, penggunaan bahan bahan alami akan menunjang kenyamanan yang
saya inginkan.
Saya akan membuat
ruang-ruang menngunakan kayu lapis yang menunjukkan serat-serat kayu yang alami
didalam setiap ruang juga saya menempatkan berbagai macam tumbuhan tapi dalam
peletakan tumbuhan ini harus diatur agar tidak merebut sirkulasi udara yang ada
dalam rungan untuk mengatasinya saya membuat tumbuhan tersebut berada di
sekitar ventilasi dan dapat menerima cahaya langsung.
Ruang dengan interior
khusus
1.
BLACK ROOM
Black room merupakan
ruang dengan sangat sedikit cahaya. Tujuan pembuatan ruang ini adalah memberi
runag khusus bagi saya berfikir, baik memecahkan masalah arsitektural ataupun
memikirkan hal lain yang berhubungan dengan kehidupan pribadi maupun non
pribadi. Black room hanya akan diterangi oleh lampu plasma yang diletakkan di
belakang sofa duduk di dalam ruangan ini, black room juga berguna sebagai
teater, artinya dapat digunakan untuk menonton film ataupun mendengarkan musik-musik
tertentu.
Acuan konsep ruang “black room”
Sangat
dibutuhkan didalam suatu bangunan, ruang-ruang yang dapat mendukung privasi
kita. Orang tidak perlu tahu semua kehidupan kita, tapi kita harus tahu apa
yang dibutuhkan dalam hidup kita sendiri.
1. STUDIO
Seperti
kita ketahui bersama, studio merupakan tempat kerja seorang arsitek sehingga
keadaannya harus di tata bagai karakter arsitek itu sendiri. Saya membuat
studio ini berada pada lantai atas dan transparan menggunakan dinding kaca yang
tebal, ventilasi seperti jendela ataupun lubang angin juga terbuat dari kaca
yang bisa di geser sehingga tidak menghilangkan kesan transparan.
Alasan
membuat ruang ini transparan yaitu agar semua pemandangan yang ada diluar ruang
dapat masuk kedalam, siteplan bangunan ini berada di pinggir pantai yang penuh
pemandangan menarik. Memang akan sangat panas ketika siang hari, jadi saya
membuat ruang ini mempunyai atap khusus yang bisa di munculkan untuk bagian
langit-langitnya. Terlebih studio ini hanya akan saya gunakan pada malam hari.
Konsep di atas merupakan
sebagian yang mewakili keadaan dari dream house yang saya buat. Saya juga
terinspirasi dari paham regionalisme, dalam hal membangun kita tidak
perlumerusak system yang ada. Dunia ini sangat indah apabila bangunan yang kita
buat sebagai arsitek dapat mendukung keindahan yang ada, bukan malahan
mengganti keindahaan.
MAKET
By : Rejeki Bastanta Keliat 110406034





No comments:
Post a Comment