Konsep Dasar
Umumnya rumah
dibangun di atas lahan persegi panjang atau persegi. Sesuatu hal biasa seperti
itu, kemudiaan saya berimajinasi dan berpikir untuk memulai membangun rumah
diatas lahan yang berbeda dari pada umumnya. Sebagai seorang arsitek, permainan
bangun ruang adalah hal biasa yang dilakukan oleh para arsitek umumnya. Walau
saya belum mengenal lebih dalam permainan bangun ruang , saya mulai mencoba
memainkan konsep permainan bangun ruang.Kemudian saya mulai berpikir dengan bentuk bangun ruang 2 dimensi yang cocok dengan rumah impian saya .“PERSEGI & SEGITIGA”. Kedua kata inilah yang pertama kali terlintas di pikiran saya.
Mari mulai berkarya dengan untuk membuat rumah impian dengan konsep Persegi dan Segitiga.
Selanjutnya, saya mulai mengembangkan kedua konsep ini dengan menghubungkan topic yang saya pelajari di matakuliah dasar perancangan . Pada matakuliah dasar perancangan, saya mempelajari konfigurasi jalur. Konfigurasi jalur menurut saya , sangat berperan penting dalam proses pembentukan denah rumah impian saya . Ada beberepa 5 organisasi dari konfigurasi jalur yang ada, yaitu : Linier , Radial, Spiral, Grid dan Jaringan. Saya tertarik dengan “ORGANISASI RADIAL “, karena menurut saya jika kita berbicara organisasi radial tentu kita akan berbicara organisasi pusat dari ruangan tersebut. Organisasi ruang radial memadukan unsur-unsur organisasi terpusat dan linier. Organisasi ini terdiri dari ruang pusat yang dominan di mana sejumlah organisasi linier berkembang menurut arah jari-jarinya. Ruang pusat pada suatu organisasi radial pada umumnya berbentuk teratur. Lengan-lengan liniernya, mungkin mirip satu sama lain dalam hal bentuk dan panjang untuk mempertahankan keteraturan bentuk organisasi secara keseluruhan. Lengan-lengan radialnya juga dapat berbeda satu sama lain untuk menanggapi kebutuhan-kebutuhan akan fungsi dan konteksnya.
Banguan ini di mempunyai luas bangunan 720 m2. Dengan bagian samping yang ditumbuhi oleh pepohonan yang rindang. Pada bagian denah , terlihat bahwa ada bagian organisasi terpusat dan organisasi radial. Pada bagian organisasi terpusat saya menggunakan konsep bangun ruang persegi pada bagian dasar nya. Kemudian , saya menterjemahkan kosep persegi saya ini kebentuk ruang tiga dimensi menjadi sebuah balok dengan sisi bagian bawahnya berbentuk persegi.
Pada gambar jarring pusat utama,
terdapat 4 sisi yang diberi warna berbeda, yaitu sisi A, sisi B, sisi C dan
sisi D. Pada bagian sisi ini yang akan berhubungan langsung dengan
organisasi linier. Bagian sisi ini yang
akan berkembang membentuk ruang - ruang baru menuju kearah keluar dari ruang
terpusat . Ruang – ruang ini dinamakan dengan ruang linier. Pada bagian ruang
organisasi linier saya tetap memakai pola konsep segitiga dengan persegi
panjang yang di gabungkan.Setelah digabungkan saya mengubahnya kebentuk 3
dimensi dengan menambahkan ketinggian pada setia sudut garis. Gambar bentuk 3
dimensi organisasi linier dapat dilihat sebagai berikut ini.
Pada bagian penutup bangun ruang organisasi
terpusat, saya membentuk sebuag piramida dengan alas berbentuk persegi empat
dan sisi nya di bentuk oleh 4 segitiga sama kaki. Gabungan dari persegi empat
dan segitiga sama kaki ini membuat kesan permainan bangun ruang lebih tampak
terlihat pada banguan rumah impian saya. Untuk lebih memperjelas, mari kita
lihat gambar berikut ini.
Jadi, alasan saya memberi nama” THE RADIAL
TRIANGLE HOUSE” karena bangunan ini terbentuk dari perbaduan konsep permainan
bangun ruang dengan konfigurasi jalur. Konsep bangun ruang yang dimaksudkan kan
adalah persegi, segitiga dan organisasi konfigurasi Radial. Bangunan ini di
bangun diatas site plan yang ditumbuhi oleh pohon dibagian samping bangunan.
Demikian konsep ide rancangan yang saya dapat sampaikan kepada anda sekalian.
Terimakasih saya ucapkan..
MAKET
By : Ronald C Y Sinaga 110406132











No comments:
Post a Comment