Hombo stone diambil dari istilah “Hombo Batu” yang ada di kepulauan
Nias, Sumatera Utara. Hombo batu adalah sebuah batu besar yang memiliki tinggi
2 meter. Konon
ajang tersebut diciptakan sebagai ajang menguji fisik dan mental para remaja
pria di Nias menjelang usia dewasa. Setiap lelaki dewasa yang ikut perang wajib
lulus ritual lompat batu. Batu yang harus dilompati berupa bangunan mirip tugu
piramida dengan permukaan bagian atas datar. Atraksi lompat batu atau fahombo
merupakan sebuah andalan pariwisata dari pulau nias. Membicarakan hal ini mau
tidak mau kita harus kembali kepada sejarah panjang perjalanan budaya
masyarakat nias. Berabad-abad lampau, pulau nias yang terletak di sebelah barat
Sumatera, terdiri dari beberapa wilayah yang diperintah oleh para landlord atau
panglima-panglima perang sebagai bangsawan tinggi, Kedudukan bangsawan itu
bukan kedudukan turun temurun, kedudukan itu mereka dapatkan dengan
menyelenggarakan pesta menjamu masyarakat atau owasa. Maka semakin sering
mereka menyelenggarakan owasa maka semakin kekal dan tinggi pula kedudukan
mereka di mata masyarakat, dan biaya mengadakan pesta pesta mereka dapatkan
dari hasil jarahan perang. Untuk memenangkan peperangan bangsawan-bangsawan
tersebut memerlukan dukungan pasukan yang kuat, sehingga pada waktu tertentu
mereka membuka kesempatan kepada pria-pria muda untuk menjadi prajurit. Bagi
kaum pria menjadi prajurit atau anggota pasukan pertahanan merupakan sebuah
kehormatan, dengan penghasilan yang lebih bagus dari masyarakat biasa dan
membuka kesempatan kelak bila nasib baik menjadikan mereka seorang bangsawan,
mencapai kedudukan yang mulia pula.Menentukan pantas tidaknya seorang pria
menjadi seorang prajurit, tidak hanya ditentukan oleh kemampuan standard,
bentuk fisik atau sekedar ilmu bela diri dan ilmu-ilmu hitam, tetapi penentuan
akhir, mereka diuji harus dapat melompati sebuah susunan batu setinggi 2,3 m,
tanpa menyentuh permukaannya sedikit pun.
Konsep ini terinspirasi dari sebuah batu besar
yang tingginya mencapai 2 meter. Bentuk dari batu tersebut adalah jajargenjang.
Batu ini dibuat dari rangkaian susunan batu yang mencapai 11 tingkat. Selain
itu hambo batu juga memiliki sebuah batu kecil yang tingginya mencapai 50 cm.
Hombo Stone dirancang tanpa merubah bentuk
aslinya. Hombo stone memiliki 3 lantai. Lantai pertama terdapat ruang tamu dan
ruang kerja. Luas bangunan lantai pertama adalah 20 x 10 meter persegi. Dan luas ruang kerja adalah 4
x 5 meter. Lantai kedua terdapat ruang keluarga,2 kamar tidur, 1 kamar
mandi/wc, dan dapur. Serta dilengkapi ruang fitnes. Luas bangunan lantai 2
adalah 20 x 9 meter persegi. Luas kamar tidur adalah 4 x 5 meter, luas kamar
mandi/wc 3 x 2 meter, dan luas dapur adalah 3 x 4 meter. Lantai ketiga terdapat
ruang studio dengan luas 20 x 8 meter persegi. Tinggi banguanan adalah 9 meter.
Hombo stone memiliki bangunan kecil yang
terletak pada bagian depan bangunan. Bangunan ini dirancang sebagai ruangan
untuk pameran hasil-hasi dari karya arsitek. Luas bangunan ini adalah 8 x 5
meter persegi. Dan hanya memiliki lantai 1. Bangunan ini memiliki bentuk sam
dengan aslinya tanpa meruabah benruk aslinya dimana bentuknya adalah
jajargenjang.tinggi bangunan tersebut adalah 4 meter
By : Doming P. S. Zendrato 110406090



