Konsep tatanan rumah yang
saya buat dengan lahan yang cukup luas, selalu
menjadi hal yang menarik untuk dibicarakan, terlebih bila lahan tersebut
hanya memiliki lebar 10 meter. Compact, simple dan open umumnya menjadi ide dasar kita ketika
berbicara konsep rumah ini. Dengan keterbatasan lahan itu pula, tentunya
menjadi keasyikan tersendiri bagi arsitek ketika melakukan zoning dan pembagian tata ruang agar konsep
rumah yang nyaman ketika ditempati tercapai. Memang bukan hal yang mudah,
namun konsep rumah tipe PELANGI ini menjadi salah satu ide sederhana yang bisa
saya sampaikan.
Didalam pengembangan konsep ide rumah
ini, peninggian elevasi lantai satu menjadi konsep tapak awal yang harus
diperhatikan mengingat banjir yang sering terjadi di depan rumah. Jadilah
elevasi lantai adalah naik +1,25 meter di hitung dari dari elavasi muka
jalan rata-rata. Sehingga kesan tinggi tentu akan terlihat dalam konsep fasad
rumah yang memiliki panjang 12,5 meter ini. Oleh karenanya, balutan batu alam
coba disematkan di tanah yang tinggi tersebut untuk menguatkan konsep fasad
nantinya.
Model miniatur dan model rumah maket studi biasanya dibuat
dengan bahan-bahan sederhana karena hanya ditujukan untuk diri sendiri (dan
mungkin dosen pembimbing), dan
rancangannya pun masih mungkin berubah dan berkembang. Maket miniatur, miniatur rumah dan
maket hotel untuk presentasi seperti namanya digunakan untuk mempresentasikan
rancangan final, ditujukan bagi ‘klien’. Model miniatur dan model rumah maket ini dibuat sebagus
mungkin karena tujuannya untuk menarik hati klien. Membuat desain miniatur
dan maket desain rumah presentasi yang bagus sebetulnya tidak perlu mahal.
Konsep terbuka sengaja diterapakan di lantai satu, karena
tentunya ribet bila terlalu banyak sekat. Sehingga ruang tamu/bersama, ruang
makan dijadikan satu areal yang hanya dipisahkan tangga yang nantinya bisa di
ekspos sebagai pemanis ruangan, lalu areal service secara tegas diletakan
dibelakang. Praktis di lantai dua digunakan sebagai zona privasi pemilik, yaitu
dengan dibenamkannya 1 kamar tidur utama+km/wc, dua kamar anak, serta satu
kamar mandi tanpa bak mandi (pakai shower).
Dengan bahan-bahan sederhana seperti karton, kertas warna,
busa, plastik mika, pasir, serbuk gergaji, dapat menghasilkan maket yang
menarik.
Bahan-bahan yang sering digunakan
untuk maket misalnya :
Alas maket : karton, styrofoam, chip board, matras, tripleks.
Permukaannya bisa cukup dilapisi kertas, atau jika ingin efek khusus bisa
dibuat dengan teknik-teknik tertentu.
Lahan berumput dibuat dengan
melapisi permukaannya dengan serbuk gergaji halus kemudian disemprot dengan cat
hijau.
Perairan seperti danau atau kolam
dapat dibuat dengan kertas biru yang dilapisi plastik, di antara keduanya bisa
ditaburi gula untuk efek kilauan air.
Miniatur Maket Bangunan (berbagai bagiannya) : karton, mounting board, kayu
balsa, corrugated paper, plastik, dan lain-lain. Lansekap (pohon, rumput dll) : busa, tusuk gigi, korek api, jarum
pentul, serbuk gergaji, dll.
Dan masih banyak lagi jika harus
disebutkan satu persatu. Apalagi bagi mahasiswa yang kondisi keuangannya masih
terbatas , dituntut untuk kreatif menggunakan bahan-bahan miniatur maket murah
dan sederhana.
Konsep fasad rumah rumah tipe PELANGI INI, sengaja ditata
untuk menghadirkan kesan simple, compact dengan balutan finishing yang
rapi. Tentunya tatanan fasad demikian sangat bermanfaat dalam penghematan
budget membangun.
MAKET
By : Eddy Agusto 110406027


No comments:
Post a Comment