Monday, July 2, 2012

THE RAVINE


Ini adalah rumah impian yang dibangun di site yang tidak biasa yaitu di sisi sebuah jurang. Rumah yang terdiri dari dua lantai ini sengaja dirancang di tepi jurang yang menghadap ke laut dengan tujuan memanjakan si penghuni rumah dengan view yang luar biasa dan keadaan yang seolah-olah melayang di atas permukaan laut. Konsep rumah ini sendiri terinspirasi dari earth-sheltered house yang mulai populer di daerah Eropa dan Amerika yaitu rumah yang menjadikan bumi atau tanah sebagai salah satu elemen desain dan strukturnya (menjadi sebagian dinding, atap, lantai atau bahkan seluruhnya berada di dalam tanah). Mengapa harus earth-sheltered house? Karena desain dengan konsep ini mempunyai banyak manfaat untuk lingkungan, dengan kata lain merupakan konsep desain arsitektur yang ramah lingkungan (green architecture), seperti:

1.       Massa bumi dapat menyerap panas (pada musim dingin) dan menjaga kestabilan suhu (pada musim panas) karena perubahan suhu yang terjadi di dalam bumi tidak secepat perubahan yang terjadi di permukaan bumi atau disebut juga “thermal lag”. Hal ini sangat menguntungkan karena dapat mengurangi banyak energi yang digunakan untuk pemanas atau pendingin ruangan tambahan.

2.       Earth-sheltered house juga memiliki kemampuan kedap suara sehingga dapat memberikan tingkat privasi yang tinggi dan cocok untuk dibangun di daerah perkotaan/urban area.

3.       Desain ini juga memungkinkan pada lahan yang sama terdapat hunian dan juga taman/kebun dengan presentase luasan yang lebih besar dari biasanya bahkan sama dengan hunian itu sendiri (dengan jenis konstruksi yang dapat disesuaikan untuk keberadaan vegetasi di sekitar rumah) sehingga dapat menjadi alternatif solusi untuk masalah kurangnya ruang terbuka hijau.
 
Dengan menggunakan konstruksi in-hill (konstruksi earth-sheltered house untuk daerah perbukitan atau permukaan tanah yang tidak rata) dan untuk mendapatkan view yang maksimal seperti yang disebutkan di atas sehingga terbentuklah rumah dengan struktur cantilever yang ditopang oleh tanah di sisi jurang tersebut.
Desain rumah ini sendiri menggunakan gaya minimalis dengan material kaca sebagai elemen penting di bagian dindingnya dengan tujuan memaksimalkan view yang terlihat dari rumah ini. Rumah ini terdiri dari ruang keluarga, ruang makan, dapur dan satu kamar mandi yang terletak di lantai satu dan satu kamar mandi serta satu kamar tidur di lantai dua.
 
MAKET



 
 
 
By : HENI YANITA (080406020) 

No comments:

Post a Comment

AdSense