Friday, June 22, 2012

FLOATING BED HOUSE


1.      Konsep
 “FLOATING BED” adalah sebuah rumah yang didesain berbentuk tempat tidur. Ide untuk membuat rumah berbentuk tempat tidur muncul dari fungsi rumah itu sendiri yaitu tempat beristirahat. Rumah menjadi tempat tinggal dan tempat beristirahat yang paling nyaman bagi semua orang. Kata istirahat ini juga identik dengan tempat tidur. Oleh karena itu, saya mendesain rumah berbentuk tempat tidur.
Mengapa rumah ini diberi nama “FLOATING BED”? “FLOATING BED” diambil dari istilah Bahasa Inggris yang memiliki arti “tempat tidur yang merngapung”. Kata bed (tempat tidur) sesuai dengan bentuk rumah itu sendiri. Sedangkan kata floating (mengapung) dipakai sebab rumah yang berbentuk tempat tidur ini dirancang dan dibangun diatas dan diantara dua batu karang pantai. Tepat dibawah rumah tesebut adalah bentangan pantai yang sangat luas. 

2.      Proses Pembentukan




3.      Material



Dinding luar rumah ini menggunakan material batu bata tetapi dipasang wallpaper kayu. Rumah ini tidak cocok menggunakan material kayu sebab rumah ini berada di pantai yang akan sering terkena air. Akibatnya rumah akan menjadi mudah lapuk. Akhirnya rumah ini menggunakan material batu bata namun dipasang wallpaper kayu. Kemudian di bagian depan dan samping rumah ini dipasang kaca jendela untuk memaksimalkan pencahayaan ke dalam rumah.
Dibagian depan dipasang sebuah jembatan sebagai akses dari batu karang pantai ke entrance (pintu masuk) rumah. Pintu tersebut terbuat dari kayu. Sebagian rumah menggunakan material kayu sebab pemilik rumah sangat suka dengan material kayu.  
Kemudian di sebelah kiri rumah, ada sebuah tangga akses menuju pantai. Sehingga pemilik rumah dapat berenang di pantai itu. Di bagian atas itu terdapat sebuah roof garden yang sangat baik bagi pengudaraan rumah tersebut.

4.      Denah




Pada lantai 1, hanya terdapat sebuah roof garden, kolam renang, dan pintu entrance. Untuk memasuki ruang tamu, kita harus menuruni tangga menuju lantai 2. Ada beberapa ruang di dalam ruang ini, yaitu ruang tamu, dapur, ruang makan, ruang keluarga, kamar mandi, ruang kerja, perpustakaan, kamar tidur dan ruang nonton (home theatre).  Setelah menuruni tangga kita akan melihat sebuah air mancur. Air mancur ini berfungsi sebagai penyejuk dan sekaligus memberikan suasana tenang. Ruang tamu, ruang keluarga, dan ruang makan menghadap air mancur ini.
Sebuah home theatre dirancang didalam rumah ini, sebab pemilik rumah yang hobi dengan menonton. Home theatre ini dilengkapi dengan sofa yang nyaman untuk diduduki sehingga pemilik rumah merasa betah untuk melakukan hobinya tersebut. Home theatre itu hanya dapat diakses melalui kamar tidur pemilik rumah. Selain itu, kamar tidur ini juga memiliki ciri khusus yaitu memiliki akses menuju kamar mandi melalui pintu lemari.
Di bagian kiri, kanan, depan dan belakang rruang rumah ini merupakan sebuah taman. Setiap ruang memiliki jendela untuk melihat taman tersebut sekaligus sebagai media masuknya cahaya ke ruang tersebut. Di bagian belakang terdiri dari sebuah pintu dorong yang sangat luas untuk dapat mengakses taman tersebut. 

MAKET



SKETSA



Biodata
Nama : Heriyani Tanoto
Nickname : Hera
TTL : Medan, 13 Juni 1993
Alamat : Jln. Ir. H. Juanda Baru No. 27 Medan
HP : 081376125256
Motto : creative is being succesful
Star : Gemini
Hobi : nonton, tidur, design, berenang
Mikes : cappucino, watermelon juice
e-mail : heriyani130624@gmail.com
Agama : Buddha
Ambition : menjadi designer yang profesional baik dalam bidang arsitektur dan grafik design
  

No comments:

Post a Comment

AdSense