Friday, June 22, 2012

PEELING THE LIT-FIGHTER

 Rumah menjadi elemen yang penting dalam kehidupan. Tidak perlu besar, mahal, mewah, ataupun elit untuk menjadikan sebuah rumah Home Sweet Home. Kenyamanan dan sesuai Kebutuhan saja sudah cukup. Sesederhana itu.
Sebagai Perancang sekaligus klien, saya ingin memiliki rumah impian yang tidak terlalu besar, berada di daerah yang tenang, dikelilingi hutan pinus, dan unik, yang dapat menginspirasi orang lain. Karena itu, saya mewujudkan rumah impian saya dalam maket iniDi Indonesia banyak dijumpai masyarakat kurang mampu yang memanfaatkan jembatan sebagai tempat tinggal. Tentu saja hal ini dipandang negatif dari segi tata kota dan juga keamanan si masyarakatnya sendiri. Karena itu saya mencoba untuk memositifkan keadaan ini dengan membangun rumah di bawah jembatan dan tetap memerhatikan aspek-aspek pembangunan dan estetika. Untuk bentuk fasadnya saya mengadopsi dari Sangkar Burung yang kemudian saya modifikasi. 




TENTANG NAMA
Saya sendiri melihat rumah ini sebagai “Si kecil yang sedang berjuang untuk tetap bertahan”, karena itu saya menamakan rumah ini sebagai :
LIT-FIGHTER
LIT-nya berasal dari kata Little. Selain itu, proses pencapaian pada rumah ini juga memerlukan Perjuangan, karena pada awalnya kita harus menaiki anak tangga yang cukup banyak, baru kemudian turun menggunakan lift mini.

Bagian Eksterior dari rumah ini bergaya Rustic, agar semakin menyatu dengan kondisi lingkungannya yang alami. Untuk maketnya sendiri, saya menggunakan bahan-bahan sederhana seperti korek api, kardus bekas, dan kertas pembungkus nasi.

Sedangkan bagian Interiornya, saya terinspirasi dari Studio seorang arsitek, Adriana Natcheva, namun saya membuat tema rumah ini bergaya Jepang, dengan penggunaan meja rendah dan bantal sebagai alas duduk. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penggunaan perabot, sehingga jembatan tidak menopang beban terlalu berat.
Lit-Fighter hanya memiliki 1 kamar yang di buat di lantai Mezzanin (memanfaatkan tinggi jembatan untuk memaksimalkan ruangan), kemudian dapur, ruang tamu, area makan, dibuat tanpa sekat, Kamar mandi dibuat berdampingan dengan entrance yang berupa ruang lift 


DESAIN
Bagian Eksterior dari rumah ini bergaya Rustic, agar semakin menyatu dengan kondisi lingkungannya yang alami. Bentuknya sendiri seperti balok yang di “coak (dikurangi)”. Untuk maketnya sendiri, saya menggunakan bahan-bahan sederhana seperti korek api, kardus bekas, dan kertas pembungkus nasi.

Sedangkan bagian Interiornya, saya terinspirasi dari Studio seorang arsitek, Adriana Natcheva, namun saya membuat tema rumah ini bergaya Jepang, dengan penggunaan meja rendah dan bantal sebagai alas duduk. Hal ini dilakukan untuk meminimalisir penggunaan perabot, sehingga jembatan tidak menopang beban terlalu berat. Selain itu, rumah ini banyak menggunakan bahan kaca, agar rumah yang berukuran kecil lebih terlihat luas.
Lit-Fighter hanya memiliki 1 kamar yang di buat di lantai Mezzanin (memanfaatkan tinggi jembatan untuk memaksimalkan ruangan), kemudian dapur, ruang tamu, area makan, dibuat tanpa sekat, Kamar mandi dibuat berdampingan dengan entrance yang berupa ruang lift (pengganti pintu).

ENTRANCE
Rumah ini memiliki kelebihan pada proses pencapaian entrancenya. Tamu disambut dengan rangkaian tangga yang cukup banyak, kemudian dilanjutkan beberapa tangga lagi menuju lift mini yang ada di atas jembatan. Dari Lift langsung menuju ke dalam rumah.

PROSES
Pembuatan maket ini tidak berjalan mulus. Saya harus mengulang berkali-kali. Masalahnya entah itu salah potong, salah bentuk, salah ukuran, dan lain-lain. Saya juga harus rela mengurangi jam tidur saya selama 1 minggu. Tapi, dari sini juga saya belajar untuk menjadi seorang FIGHTER. Belajar sabar, kreatif, dan yang terutama, BERIMAJINASI.
 




MAKET


by : Hermilio M E N
 
NAMA                                    : HERMILIO M. E.N
NIM                                        : 11-04-06-036
JUDUL DESAIN RUMAH     : THE LIT-FIGHTER HOUSE
TUGAS                                   : DASAR PERANCANGAN
PEMBIMBING                       : Ir. RUDOLF SITORUS, M. L.A
                                                 WAHYUNI ZAHRA, S.T., M.T.

No comments:

Post a Comment

AdSense