Pada
umumnya, sebelum para arsitek membuat suatu karya baik itu karya sederhana
maupun sebuah masterpiece pasti memikirkan konsep terlebih dahulu. Tidak jarang
juga arsitek mendapatkan inspirasi dari penglihatan visual (melihat objek-objek
yang kasat mata) maupun dari beberapa filosofi.
Dalam
hal ini, saya mendapatkan inspirasi dari filosofi dimana dikatakan batu karang
merupakan fondasi yang kuat. Oleh sebab itu, saya mulai memikirkan bagaimana
mendirikan lahan dengan fondasi yang kuat serta memiliki nilai estetika dan
sajian keindahan panorama di sekitar rumah tersebut. Saya juga mendapatkan
inspirasi dari rumah seorang Tony Stark di dalam film “Iron Man” , dimana sang
ironman tersebut memiliki hunian di atas tebing batu karang dan dapat menikmati
pandangan yang luas ke arah laut.
Konsep
tersebut saya aplikasikan ke dalam maket dream house yang saya kerjakan, dimana
saya mengambil gaya modern minimalis, 2
lantai, dan mengambil setting di daratan pinggiran batu karang seluas kurang
lebih 50 x 50 m. Lansekap seluas tersebut, dimaksudkan untuk menambah suasana
lapang dan luas, serta memenuhi keinginan saya untuk membangun hunian besar.
Di atas maket tersebut,
terlihat gaya modern minimalis yang kental, di karenakan sisi - sisi rumah yang
mengarah ke laut menggunakan kaca, yang ditujukan untuk bisa menikmati setiap
sudut rumah. Tampak depan rumah menggabungkan dinding berwarna hitam serta
panel kayu berwarna coklat yang menambahkan kesan elegan. Jika
kita melihat ke belakang, terdapat pandangan lautan lepas yang indah, dan jika
melihat ke arah kiri dan kanan kita dapat merasakan
ketenangan barisan pepohonan yang tersaji di sekitar site plan rumah
Di
belakang rumah, terdapat dermaga kecil. Dermaga mini tersebut digunakan untuk
tempat bersantai menikmati desiran ombak lautan dan juga memenuhi hobby saya
untuk memancing.
MAKET
By : Verdi Alvonso



No comments:
Post a Comment