Saturday, June 30, 2012

THE CHAMPION HOUSE

Sesuai dengan dasar pemikiran tugas ini, “The Dream House”. Bagaimana sebuah rumah bisa  menjadi sebuah rumah yang diimpikan dan diinginkan? Bagaimana sebuah rumah tidak hanya menjadi tempat untuk bermalam bagi pemiliknya? Bagaimana sebuah rumah dapat memberikan sensasi khusus bagi pemiliknya? Rumah tersebut harus memiliki “Spirit” di dalamnya. 

Awalnya pemikiran dream house ini didapat dari bentuk sebuah “jempol”. Sebuah bentuk yang memiliki arti yang saya suka. Happy, Spirit, “Great Job”, dan Winner! Semua arti itu dapat dirangkum menjadi 1 kata, “Champion”. Sehingga saya memberinya nama “The Champion House”.


Kemudian saya berpikir untuk membentuknya menjadi sebuah bangunan yang memiliki garis-garis lurus tegas dengan tidak mengurangi kesan “jempol” tadi. Dan untuk mempertegas kata “champion”, saya menambahkan bentuk “1” di samping bentuk jempol.


Tanah rumput yang luas dan memiliki banyak tumbuh-tumbuhan menjadi tempat yang paling cocok untuk The Champion House tadi. Untuk memberikan sensasi bebas, luas, dan nyaman.

Saya memilih untuk memberikan kaca-kaca besar di bagian jari-jari tangan untuk menciptakan kesan “mengalir” pada ruangan-ruangan yang saya rasa perlu untuk mendapatkan pemandangan bebas melalui kaca. Ruangan mengalir ini dimaksudkan untuk memberikan kesan hidup dan aktif sehingga tanpa orang masuk ke dalam pun, orang sudah dapat mengetahui alur cerita dari rumah ini.


Ruangan-ruangan yang saya pilih untuk diletakkan pada jari-jari tangan adalah ruang keluarga, ruang kerja, dan studio gambar. Ketiga ruangan tersebut menjadi lebih terang dan nyaman dengan adanya pemandangan luas melalui kaca di sekelilingnya.

Entrance dan tempat parkir saya letakkan di dua ujung yang berbeda agar orang yang akan masuk ke dalam rumah dapat melihat pemandangan vegetasi pada halaman dan alur bentuk dari bangunan utama. 

Dream house ini dirancang khusus untuk sesuai dengan namanya “The Champion House”. Ruangan-ruangan yang penuh dengan pengeksplorasian bakat-bakat seni serta ketekunan dalam belajar. Karena fungsi dari rumah ini tidak hanya sebagai tempat untuk bersantai dan beristirahat menghabiskan malam namun juga menjadi sarana untuk berkarya. Ruangan-ruangan yang tersedia adalah ruang belajar, perpustakaan, studio gambar, dan studio music.






MAKET




BIODATA
Nama   : Ira Fransisca 110406046
TTL     : Jakarta, 26 Juni 1994
Hobby  : Membaca, mendengar music,  
               menggambar, dll
             “Imajinasi Lebih Penting dari Sekedar Ilmu 
               Pengetahuan”

No comments:

Post a Comment

AdSense