Tuesday, June 26, 2012

BOOT HOUSE


Dalam tugas besar kali ini Pak Rudolf memberikan kami sebuah proyek dengan bertemakan “Dream House”. Sesuai tema, perancang diminta untuk merancang sebuah rumah impian. Mungkin sebagian orang bisa dengan mudahnya berkhayal, namun sulit untuk mewujudkannya. Itulah yang saya rasakan. Apa yang harus saya lakukan ? karena hal tersulit bagi seorang perancang adalah memikirkan ide yang tidak lazim/biasa.

Mungkin dengan mendengar kata “Dream House” orang akan berfikir bahwa kata tersebut merupakan sebuah rumah impian yang diinginkan perancang untuk tempat tinggalnya di masa depan. Saya juga berfikir demikian. Saya sudah memikirkan rancangan yang akan saya buat. Namun, ketika saya asistensi dengan Pak Rudolf rancangan saya diklaim salah. Ternyata dalam tugas ini perancang diminta bukan hanya merancang sebuah rumah impian, tetapi juga harus ada unsur “Crazy Idea”


Akhirnya, saya harus mencari tahu apa yang akan saya buat. Begitu banyak ide gila yang sudah diambil sama teman saya seperti “Ship House(Rumah Kapal)”,”Needlework House(Rumah layaknya mesin jahit)”, dan masih banyak lagi.

Saya sempat bingung memikirkan hal tsb. Saya mulai berfikir hal-hal aneh, berfikir apa yang saya sukai yaitu fashion/style. Saya suka memakai sepatu tinggi seperti boot dan akhirnya saya menentukan untuk membuat”Boot House”.

Sepatu Boot sendiri biasanya digunakan untuk bekerja (spt. bertani, berkuli dll). Namun, saya lebih memilih sepatu boot yang digunakan oleh para remaja sebagai sepatu fashion dimana saya menggunakan sepatu yang sama dalam kehidupannya.

Dengan gagasan yang gila, saya akan mencoba untuk mewujudkan bentuk sepatu boot tersebut menjadi sebuah bangunan yang dapat dihuni. Dikatakan gila karena bentuknya yang begitu sulit untuk dibentuk.

Namun, apa yang akan terjadi jika gagasan tersebut sepenuhnya terwujud ?

             Bagaimana tata letak ruangnya yang harus disesuaikan dengan bentuknya ?

MAKET



By : Nugraha Marsian Putra

No comments:

Post a Comment

AdSense