KONSEP
Dalam
proyek “dream house” kali ini perancang mengusung konsep jeruk. Jeruk adalah
buah buahan yg sering kita jumpai ada berwarna kuning, orange, hijau dan jeruk
terdapat banyak vitamin C di dalamnya. Namun, perancang ingin membuat karya
yang luar biasa yaitu memodifikasi jeruk menjadi wujud bangunan yang dapat
dihuni.
Dengan
demikian, diharapkan kedepannya buah buah yang menjadi wujud bangunan yang
dapat dihuni dan lebih luar biasa.
Namun,
apa yang akan terjadi jika sebuah jeruk menjadi sebuah bangunan yang dapat
dihuni?
Bagaimana
pengaturan tat letak ruang yang paling mungkin dapat dibuat mengingat bentukan
dasar dari jeruk adalah bangun boal sempurna?
Bagaimana
proses perwujudan ide tetap berlangsung tanpa memikirkan hasil akhirnya?
RENCANA SETTING
Pilihan
setting:
1. Gunung dan perbukitan
2. Padang rumput
3. Perkotaan
4. Pinggir pantai
Dari
beberapa pilihan setting yang ada, perancang memilih setting gunung dan
perbukitan sebagai rencana setting-nya. Dengan beberapa pertimbangan.
Pertimbangan pertama adalah material yang digunakan dalam pembangunan rumah
jeruk ini adalah kayu. Seperti yang kita ketahui sifat kayu adalah
menghangatkan, perancang mengunakan kayunya d dalam rumah atau di interiornya.
Pertimbangan
yang lainnya adalah perancang ingin penghuni rumah ini nantinya dapat
mendapatkan pemandangan alam yang dapat dinikmati setiap hari.
PROSES PEMBENTUKAN
Bentukan dasar dari bangunan “rumah jeruk” ini adalah
Bola yang di potong pada bagian tengahnya.
Setelah bola dipotong, terbentuk setengah bola.
Setelah terbentuk setengah bola di potong lagi menjadi
Seperti yang kita lihat disamping.
SKETSA
MAKET
By : Bagus Wicaksono




No comments:
Post a Comment