Pernahkah
selama ini kita mendengar sebuah rumah yang berkonsep dinamis? Rumah yang
dirancang dapat berjalan dengan mengadopsi teknologi canggih, seperti bergerak
dengan tumpuan rel magnetic, roda, ataupun kaki-kaki bersuspensi. Robo-Red
mencoba untuk mengaplikasikan ide tersebut. Konsepnya terinspirasi dari bentuk
robot apabila kita melihat bangunan ini dari atas, maka akan terlihat seperti
robot berkaki dengan kepala yang dimiringkan. Rumah ini dapat berpindah secara
mundur untuk membuka ruang pada gudang bawah tanah.
(Gambar Step)
Inilah
teknologi yang diusung oleh Robo-Red :
- Bahan baku aluminium; Bahan alumunium
terkenal dengan beratnya yang ringan. Sehingga 75% bahan baku pembuatan
rumah ini adalah aluminium. Selain ringan aluminium juga cukup kuat untuk
dinding sebuah rumah dengan flexibilitas yang tinggi, serta memiliki efek glossy yang akan mempercantik Robo-Red.
- Solar cell; Sebagai sumber listrik yang
ramah lingkungan maka dipasanglah solar cell pada atap rumah untuk
mengubah cahaya matahari menjadi sumber listrik, karena kecilnya peluang
memakai listrik dari PLN sebab rumah ini dapat berpindah-pindah. Selain
untuk sumber listrik di dalam rumah, listrik ini juga dipakai untuk
menggerakkan kaki-kaki rumah.
- Seismic motion sensor (sensor gerak);
Sensor ini digunakan untuk mendeteksi gempa atau gerakan gerakan lain,
sehingga rumah diharapkan tidak akan roboh dan terhindar dari bahaya gempa.
Sensor ini diletakkan di dinding rumah, agar setiap gerakkan rumah dapat
terbaca oleh sensor dan menyeimbangkan rumah agar tetap pada kondisi
stabil.
- Kaki-kaki bersuspensi; Kaki-kaki dipasang
bersuspensi agar rumah dapat menyesuaikan sesuai kondisi tanah. Bergerak
secara halus dengan kondisi tanah yang bermacam-macam. Sehingga tidak
menyebabkan rumah miring. Suspensi menggunakan hidrolik mirip seperti
kendaraan-kendaraan bermotor pada umumnya.
Robo-Red
berasal dari kata Robo:Robot dan Red:Merah. Karakter pada warna merah
memberikan kesan aktif bergerak, memotivasi diri, dan menghangatkan. Sementara
aksen hitam transparan pada jendelanya yang besar menandakan karakter
bersahaja, misterius, maskulin, memiliki potensi dan powerful. Lokasinya berada di area
perkotaan yang strategis dengan faktor-faktor seperti kemudahan akses tempat
kerja, fasilitas umum, serta tuntutan kebutuhan manusia lainnya yang membuat
kita harus berada di lingkungan kota yang lebih artifisial.
(Gambar
robo-red)
(Gambar
tampak)
Rumah
ini terdiri dari 2 lantai, namun aktivitas hanya dilakukan pada ruang-ruang
lantai 2, sementara lantai 1 hanya ruang dari pintu masuk (full kaca ala
‘Pull-Push’) yang langsung disambut dengan tangga panjang. Lantai 2 diawali
dengan ruang tamu dengan gerbang menuju ruang baca sepanjang koridor,
menyambung dengan sky cross dari kaca hitam. Ruang-ruang di dalamnya terbagi
atas kamar melalui lorong lapis red carpet, diantaranya Ruang Keluarga, Ruang
Tidur (2), Dapur, dan Kamar Mandi.
(Gambar
denah)
Ada banyak cerita ketika kita mengenal Robo-Red. Rumah
ini terkesan ramah dengan penyambutan Red-Carpet nya sepanjang tangga (yang bisa
dikontrol dengan sistem escalator) begitu Anda masuk. Ruang tamu pada Robo-Red
tidak memiliki sofa atau kursi seperti rumah pada umumnya, melainkan sebuah
meja dan tabung-tabung putih sebagai tempat duduknya. Koridor difungsikan
sebagai ruang baca, dikarenakan area ini terbilang sempit maka rak untuk
menyimpan buku bacaan dimasukkan ke dalam dinding yang dicoak ke dalam. Diujung
koridor diakhiri dengan hiasan akuarium yang tinggi dan besar.
Sementara ruang tidur memanfaatkan sofa bed yakni tempat tidur multifungsi yang dapat dilipat menjadi
sofa sehingga memanfaatkan ruang agar tidak terlihat sempit. Ruang keluarga
yang memiliki fungsi ganda dengan ruang makan dilengkapi dengan lantai yang
dicoak ke dalam dengan penempatan meja ditengahnya, sehingga kita dapat duduk
lesehan tetapi kaki membentuk 90⁰ seperti halnya duduk di kursi. Kamar mandi
memiliki 3 zona yakni box mandi dengan shower, water closet, dan wastafel.Diantara dapur-ruang tidur dan ruang
keluarga-ruang tidur dibatasi dengan cermin besar yang memberi efek luas pada
ruang. Di setiap ruangan pada Robo-Red memiliki papan nama seperti identitas
ruang sendiri, misal pada dapur terpasang “Kitchen Area” atau pada kamar tidur
dengan “Bedroom” seakan Robo-Red bercerita. Untuk pemilihan warna pada
interiornya, baik lantai maupun dinding, Robo-Red memilih warna putih yang
memiliki karakter bersih, steril, kejujuran, dan banyak digunakan pada interior
bergaya minimalis.
(Gambar
interior)
Maket
By : Dyan Suci Wulandari Ningrum









No comments:
Post a Comment