Konsep
Dunia beserta
seluruh isinya sepertinya penuh dengan berbagai misteri, salah satunya yang
cukup terkenal yaitu misteri kapal titanic yang tentunya sudah tidak tidak
asing lagi terdengar dan masih sering menjadi bahan pembicaraan walaupun
misteri tenggelamnya kapal titanic sudah berusia 100 tahun.
“The sinking
dreamhouse” dengan konsep berbentuk separuh kapal ini inspirasinya dari kapal titanic yang karam
/ tenggelam, mengingat kejadian tenggelamnya kapal yang cukup menghebohkan ini
telah 100 tahun berlalu dan karena memiliki nilai “MISTERI” yang cukup menarik,
maka saya mendesain konsep kapal titanic
dengan beberapa tambahan dan modifikasi pada bangunan yang tidak kalah menarik.
Bangunan dengan
tinggi -/+16 meter ini memiliki konsep “sinking” yang berarti tengelam memiliki
settingdi laut. Sebagian badan bangunan berada di dasar laut yaitu lantai dasar
dan lantai 2 bangunan dan selebihnya yaitu lantai 3 (lantai yang paling atas)
muncul di permukaan laut.
Untuk menambah
kesan “DRAMATIS” pada bangunan, bangunan tidak saja berada di lautan tetapi
bangunan menghadap ke sebuah batu karang yang cukup besar seakan-akan bangunan
tersebut karam karena menabrak batu besar tersebut.
Fungsi bangunan
selain untuk tempat tinggal juga dapat digunakan untuk sekedar berekreasi /
refreshing/ santai dan tentunya memberi pengalaman baru baru penghuninya.
Proses pembentukan
pada awalnya
yang terpikir adalah rumah di bawah laut kemudian bentuknya yaitu bentuk kapal,
lalu kapal di bagi menjadi 2 bagian dan dipilih salah satu bagian ( setengah
kapal), kemudian di tambahkan batu
karang dan jembatan untuk jalur masuk ke bangunan, bangunan sendiri di modif
sedemikian rupa sesuai dengan tema dan fungsi bangunan seperti tambahan motif
retak-retak pada kapal yang mendukung tema “sinking” dan dinding kaca yang
memungkinkan penghuni untuk dapat menikmati suasana laut dari dalam bangunan.
Konfigurasi jalur
Konfigurasi
jalur berbentuk spiral tujuannya untuk dapat lebih menikmati pemandangan
sekitar, titik awal jalurnya adalah daratan (tepi jurang) kemudian melewati
jembatan yang berbentuk spiral, pada ujung jembatan akan di temui sebuah lift
untuk menuju entrance bangunan yang terletak di dalam air. Untuk jalur masuk ke
entrance Saya memilih lift karena mempermudah memasuki entrance tanpa harus
menyelam terlebih dahulu.
zoning dan flow chart
Bangunan dengan
3 lantai ini memiliki sebuah keunikan dimana pintu masuk terdapat pada lantai 2.
setiap lantai
memiliki perbedaan, dimana ;
lantai dasar : private ( ruang musik dan kamar tidur)
lantai 2 : public (ruang tamu dan ruang
billiard)
lantai 3 : semi private ( kamar mandi,
dapur dan dining room)
Material bangunan
Material yang
dipakai pada bangunan adalah material khusus mengingat bangunan berlokasi di
bawah laut.
Untuk eksterior,
material yang digunakan sama dengan kapal selam yaitu paduaan nikel – alumunium –
perunggu yang memiliki tingkat ketahanan terhadap
korosi yang lebih baik, Paduan
nikel – alumunium – perunggu digunakan pertama kali pada aplikasi kapal selam
pada sekitar tahun 1960-an, karena material paduan ini menunjukkan kekuatan,
ketangguhan, dan ketahan terhadap impak (pembebanan secara tiba –
tiba/benturan) yang lebih baik dibandingkan pada material logam yang sebelumnya
digunakan.
kaca yang
dipakai pada bangunan adalah kaca transparan yang cukup tebal dan memiliki
kualitas tinggi ( tahan terhadap tekanan air laut dan anti peluru, kaca ini
selain untuk rumah/bangunan bawah laut biasanya juga digunakan pada akuarium
raksasa (seaworld). Fungsi kaca pada bangunan agar penghuni mempunyai ruang untuk menikmati pemandangan alam bawah
laut dan menciptakan hubungan timbal balik antar ruang dalam dan ruang luar.
skala manusia
BIODATA
Nickname :
lina rue
No
HP :
08566318184
Motto :
be tough
Star
: virgo
Hobby :
nonton dan menggambar
Makes
: sushi
Mikes :
hot chocolate
Email :
iqnoue@yahoo.com
Agama :
Buddha
Ambition :
Arsitek










No comments:
Post a Comment