Latar belakang
dan Konsep.
Sebenarnya,
setelah di berikan tugas untuk mendesain rumah idaman, saya menjadi stress
karena tidak tahu rumah apa yang akan saya buat. Namun, hal tersebut sudah pasti tidak akan
menyurutkan kekreatifitasan saya.
Ketika masuk ke
kelas mata kuliah dasar perancangan yang terakhir dengan pak Rudolf, beliau
sering berkata kepada teman teman saya: "Coba anda maknai dengan jelas judul
rumah anda"
Berawal dari kata kata beliau, saya akhirnya
menafsirkan: rumah IDAMAN adalah rumah yang benar benar saya IDAMKAN.
Rumah idaman
saya harus memiliki semua unsur dari hal yang saya cintai.
Rumah idaman
saya harus memiliki unsur dari PASSION saya.
Rumah idaman saya harus membuat saya menjadi lebih ganteng dengan hidup di dalamnya.
Berawal dari hal tersebut, jujur, saya malah menjadi lebih bingung, lalu,
Rumah idaman saya harus membuat saya menjadi lebih ganteng dengan hidup di dalamnya.
Berawal dari hal tersebut, jujur, saya malah menjadi lebih bingung, lalu,
Di saat sedang
bingung itulah saya mendapat pencerahan.
Saya yang sangat ngefans dengan John Mayer karena kemiripan nama, selera musik dan muka beliau pasti sangat sering mendengarkan lagunya. Hingga terkadang saya sering memasang lagunya saat tidur.
Nah, disaat saya
tidur, saya bermimpi John Mayer meminjamkan gitar hitamnya yang dinamai
“BLACKY” kepada saya, lalu saya
memainkannya seperti orang gila. Benar!
Seperti orang gila.
Dari hal
tersebut lah ketika saya bangun, saya berniat menjadikan gitar beliau menjadi
condongan dasar desain rumah idaman saya, karena saya benar benar memiliki
passion terhadap gitar tersebut. Well,
guitar is my life. J
Mengenai
konsep pembentukan rumah idaman saya, saya menyulap bentuk gitar menjadi
seperti gambar berikut:
Proses penerapan
konsep ke bangunan dan realisasi
Saya ingin
merancang fasad dan seluruh rumah, namun
setelah saya pikir, bila rumah idaman saya yang mutakhir ini belakangnya mempunyai
kaca dan lain sebagainya, akan tidak mirip gitar, hingga akhirnya saya
memutuskan memberi desain pada fasade rumah saja dan menghiraukan belakang
rumah agar lebih mirip dengan gitar asli.
Tapi
pertanyaannya sekarang adalah: bila belakang rumah tidak memiliki kaca, pasti
akan panas, lalu rumah berwarna hitam, bagaimana cara mengatasinya?
Akhirnya saya
memilih cara dengan menanam vegetasi pada seluruh atap/bagian atas rumah
sehingga rumahnya jadi teduh.
Jadilah bentuk
rumah idaman saya yang mutakhir.
MAKET
OLEH
Meyer
Daniel Siregar
Nim : 110406114
Nim : 110406114
Hobi: Gitar, Belajar, Mengikuti perkembangan
politik.
Motto:
“It's better to say too much, than never to say what you need to say again. ” - John Mayer, arti: “Mendingan banyak cakap, daripada hal yang ingin kau bilang ga terkatakan” – Meyer Daniel.



No comments:
Post a Comment