Dalam proyek
dream house kali ini perancang mendesain sebuah rumah yang bertemakan romantis
yang rencananya akan bersetting di pegunungan. Rumah ini memakai warna kayu
terlihat menyatu dengan pemandangan diluarnya.
Rumah ini terinspirasi
dari sifat seseorang yang pemalas seperti perancangnya, sehingga didesain agar
dapat memudahkan penghuninya dalam setiap kegiatan rutinitasnya, memberikan
ketenangan, dan dapat membuatnya betah dan berlama-lama didalam rumah.
Rumah ini
didesain bertujuan untuk menghindari rasa bosan dengan kepadatan kota yang
berisik dan penuh dengan polusi. Dengan adanya rumah ini diharapkan penghuninya
akan merasakan ketenangan.
Rumah ini
dibentuk dari bahan-bahan yang alami dan bahan yang paling utama adalah kayu
yang menonjolkan nuansa santai dan ketenangan yang nantinya diharap dapat
dirasakan oleh penghuni rumah ini.
Desainnya yang
melayang sangat cocok dengan nama rumah ini yaitu “FLYING”. Rumah ini diberi
nama Flying karna bentuknya yang seolah-olah berada dibangun diatas angin.
Rumah ini dirancang melayang untuk menambah kesan kebebasan dan ekstrim namun
tetap aman.
Rumah ini
dirancang memanjang ke samping agar memudahkan akses penghuninya untuk memasuki
ruangan-ruangan. Untuk menambah kesan luas, rumah ini tidak memakai sekat-sekat
sehingga seolah-olah terasa lapang.
Terdapat
beberapa bagian yang memakai kaca disepanjang dindingnya, untuk memudahkan
penghuninya untuk melihat pemandangan diluar seperti pepohonan dan
sungai-sungai kecil yang berada disekitar rumah dan dapat membiarkan masuknya
angin dari luar.
Terdapat beberapa ruang
keluarga yang luas yang juga dapat menjadi ruang santai, juga terdapat taman
kecil yang dapat menimbulkan kesan menenangkan, tentunya dapat menjadi ruang
favorit. Juga terdapat tangga yang menggantung dan terbuat dari kayu yang
menghubungkan antara lantai dasar dengan lantai pertama terkesan lebih alami.
MAKET
By : Elferina Dwi Cahya 110406055


No comments:
Post a Comment