Homu Shuriken
diambil dari bahasa jepang yang artinya Rumah
Shuriken. Shuriken merupakan senjata tersembunyi tradisional jepang yang
biasanya digunakan untuk melempar, dan kadang-kadang menusuk atau pemotongan.
Bentuk shuriken yang unik yang mempunyai empat sisi runcing yang hampir
menyerupai sebuah bintang tetapi bintang memilki lima sisi yang runcing yang
menjadi alasan saya memilih shuriken menjadi konsep bangunann ini. Bentuk rumah
shuriken saya ini tidak terlalu banyak saya ubah. Saya tetap membuat rumah
empat sisi runcing hanya saja pada bagian entrancenya saya membuat pintu yang
agak mencolok kedalam. Sedangkan untuk interior rumah saya ini saya tidak
jauh-jauh dari bentuk shuriken juga. Kursi-kursi santai dirumah ini saya desain
sendiri dengan bentuk segitiga pada empat buah kursi dan meja segi empat
sehingga jika digabungkan menjadi bentuk shuriken juga. Di lantai dasar hanya
ada dua pembagian ruang yaitu sitting area dan dapur/ruang makan. Dan lantai
atas juga ada dua pembagian ruang yaitu kamar tidur dan ruang kerja. Tapak homu
shuriken ini berada pada di
tengah-tengah pulau terpencil. Di pulau itu saya juga membangun dermaga.
Biodata
Nama : Faizah Ilhamy Nst
NIM : 110406008
TTL : Medan, 22 Juni 1993
Alamat : Jl. Tuasan No 45
Agama : Islam



No comments:
Post a Comment