Rumah impian bagi setiap orang umumnya harus memiliki kemewahan yang berkelas dunia, dengan segala kecanggihan teknologi yang begitu modern pada saat ini. Namun,pada sesi “Dream House” kali ini yang menjadi patokan penting dalam mendesain bukanlah kemewahan serta kecanggihan teknologi yang akan ditampilkan dari bangunan tersebut,tetapi “FORM”.Check these out!!!
VIRION HOUSE
Kata “virion”merupakan bahasa latin dari kata virus. Virion dijadikan
sebagai nama bagi bangunan ini karena ide bentukan awalnya merupakan hasil
metafora dari golongan virus yang
dikenal dengan nama “virus T”.
Bentuk virus T yang unik menjadi daya tarik tersendiri
bagi saya untuk mengembangkannya menjadi
konsep ide awal dalam proyek dream house ini .Tetapi,tidak seluruhnya
bagian virus yang berperan dalam proses pembentukan,karena mengalami
modifikasi. Tail fiber pada virus ini dijadikan sebagai kaki bangunan yang akan
menopang seluruh beban bangunan ,end plate dijadikan sebagai landasan tempat
bangunan diletakkan,head dijadikan sebagai bangunan utamanya.
Tail fiber atau lebih dikenal dengan serabut ekor pada
virus T berfungsi sebagai kaki atau penahan bagi virus pada saat hendak
menginfeksi inang nya. Sama halnya pada bangunan ini,Tail fiber difungsikan
sebagai kaki bangunan yang mampu menahan seluruh beban bangunan mulai dari atap
hingga lantai dasar bangunan yang berada tepat diatas end plate sebagai
pemerata beban.
End plate yang dijadikan sebagai landasan dasar
peletakan bangunan ini berbentuk segilima.Pada setiap sudut dari segilima ini
mendapatkan penahan beban,baik berupa kolom penyangga baja,maupun tangga yang
terdapat pada area depan bangunan ini.
Head atau kepala merupakan bagian terpenting, karena head merupakan tempat
berlangsungnya seluruh proses yang terjadi pada virus,dan juga daerah yang
memilki DNA yang berfungsi sebagai penentu sifat virus.
Pada virion house, bagian kepala (head) dijadikan sebagai bangunan utama atau hunian yang akan dimodifikasi bentuknya seunik mungkin,namun tetap menunjukkan ciri khas virus T yang dimilikinya. Penyusun utama dari bangunan ini adalah “segitiga”. Segitiga merupakan bentuk yang sangat stabil dalam menerima beban jika tekanannya berada tepat disimpulnya. Seperti halnya pada virion, elemen –elemen segitiga yangdigunakan sebagai pembentuk dinding bangunan ini, tiap sudutnya dipertemukan pada sudut-sudut segita peyusun lainnya. Dengan menggunakan elemen segitiga sebagai penyusun utama pada virion,semakin menunjukkan karakter nya yang keras dan bersudut
INTERIOR
Virion
House terdiri dari 3 lantai. Luas bangunan ini hanya berkisar ±40 m2,dengan
ketinggain bangunan ±10 m2. Lantai 1 hanya terdiri dari 1 ruangan dan
ruangan itu merupakan ruang public yaitu ruang tamu. Pada daerah bawah tangga
menuju lantai 2,terdapat tanaman hidroponik seperti teratai yang terdapat pada
kolam yang berukuran ± 4 m2. Ukuran bentang anak tangga ±1 m2.
Tanaman ini difungsikan untuk menghasilkan O2 serta dapat menetralisir suhu ruangan. Udara
segar ini dapat dinikmati juga sampai lantai 2. Anak tangga pada lantai
1 menuju lantai 2 tidak dirapatkan pada sisi dinding sehingga udara bersih dari tanaman hidroponik ini
dapat mengalir ke lantai 2.
Penetralisir suhu ruangan,
dengan menghasilkan O2
Lantai 2 merupakan daerah semi public,pada lantai 2 terdapat ruang
makan,dapur,kamar mandi serta ruang ibadah. Kamar mandi berukuran ± 3 m2,daerah
ruang makan dan dapur merupakan daerah
terbuka berukuran ±10 m2,dan
ruang ibadah ±6 m2. Pada lantai 2 terdapat tangga menuju lantai
3 dengan ukuran yang sama pada tangga yang terdapat pada lantai sebelumnya.
Lantai
3 merupakan daerah private,pada lantai 3 hanya terdapat 1 runagan yaitu kamar
tidur. Tidak ada pintu atau dinding
pemisah untuk menuju kamar tidur. Plafon pada lantai 3 didesain khusus sesuai kebutuhan ruangan,karena lantai 3
merupakan lantai teratas maka untuk dapat menjaga keseimbangan suhu di ruangan
ini, vegetasi rambat digunakan untuk dapat menyerap panas. Plafon pada ruangan
ini tidak sepenuhnya menutupi ruangan, sebagian dibiarkan terbuka sehingga kita
dapat menikmati view of te sky dari dalam ruangan, karena atap pada bangunan
ini seluruhnya di lapisi oleh kaca. Bentuk atap yang bergerigi di fungsikan
untuk memantulkan cahaya matahari agar dapat meminimalkan daerah yang menerima
cahaya tersebut .
Gunung berapi
kedua tertinggi di Indonesia,3726 m dpl
|
Dengan lokasi yang begitu strategis tersebut, tak heran jika rumah ini dihuni oleh pasangan suami istri yang memiliki hobi yang sama yaitu sebagai pendaki gunung. Ini merupakan “dream house” bagi mereka dengan memiliki tempat tinggal di daerah pegunungan serta bentuk rumah yang ekstrim,kuat,dan tajam. Kesimpulannya, kesenangan yang kita miliki dapat kita wujudkan dalam bentuk apapun,selama itu bernilai positif maka akan memberikan pengaruh yang positif.
MAKET






No comments:
Post a Comment