Ide awal dari rancangan dream house kali ini adalah POHON. Pohon sangat penting untuk kehidupan manusia, selain sebagai penghasil oksigen, pohon juga memiliki manfaat yang lain seperti mengurangi debu, mengurangi kebisingan, sebagai tempat berteduh dikala sinar matahari menyengat, dan kita juga akan merasa nyaman jika berjalan dibawah pohon. Dari alasan diatas saya memilih pohon sebagai bentuk dari dream house ini. Tetapi bukan bentuk pohon seperti biasanya, melainkan pohon yang “BREAK” atau “PATAH”. Menurut saya bentuk ini akan unik jika di jadikan sebagai tempat tinggal.
RUMAH BERKONSEP EKOLOGIS
Ekologi merupakan ilmu yang
mempelajari tentang lingkungan. Sekarang ekologi tidak hanya sebatas ilmu
tentang lingkungan tetapi juga berkembang menjadi ilmu yang mempelajari
hubungan sebab akibat antara manusia dengan lingkungannya. Interaksi keduanya
membuat siklus kehidupan yang saling berdampingan dan berkesinambungan.
Rumah yang merupakan tempat kita
tinggal merupakan bagian dari lingkungan yang harus kita jaga dan lestarikan.
Tugas kita bersama untuk mewujudkan lingkungan yang asri tersebut, salah
satunya membuat bangunan rumah tinggal yang berkonsep ekologis. rumah yang
demikian pada dasarnya memperhatikan sumber daya alam sebagai kesatuan dari
lingkungan yang akan dibentuk.
Rumah berkonsep ekologis tidak lepas
dari peran tumbuhan hijau sebagai sebagai alat produksi oksigen. Oksigen
membuat udara menjadi lebih sejuk. Tumbuhan memberikan keteduhan alami,
mengurangi kebisingan dan mengurangi debu. Tumbuhan hijau juga dapat
dimaksimalkan penempatannya, seperti di atap dan dinding bangunan, sehingga
lingkungan mikro menjadi lebih sejuk, nyaman dan segar.
Dari alasan-alasan diatas maka rancangan dream
house kali ini akan mengkuti konsep tersebut. Siteplan yang dipilih juga di
daerah alam terbuka, seperti hutan, dimana suasana natural yang diinginkan akan
diperoleh. Udara segar dari alam akan
meyegarkan pikiran dan dapat menikmati indahnya pemandangan alam
langsung dari rumah.
Rumah
ini diberi nama “BROKE HOUSE”, karena sesuai dengan kondisi atau bentuk
rumahnya yang “break” . Rumah ini terdiri
dari 2 lantai, yaitu 1 kamar tidur dan 1 kamar mandi dan juga studio yang
terdapat di lantai 1, sedangkan di lantai 2, ada dapur, ruang makan,kamar mandi
dan ruang tamu. Rumah ini sengaja dirancang dengan menggunakan lantai 1 sebagai
ruangan privat yang hanya bisa dimasuki oleh si pemilik rumah karena bersifat
pribadi. Maka dari itu, pintu masuk atau entrance dari rumah ini berada di
lantai 2.
Sesuai dengan konsep saya yaitu ekologis maka
siteplan dari rumah ini berada di hutan, dimana masih banyak pohon dan tumbuhan
hijau lainnya.
PROSES
PEMBENTUKAN
FLOWCHART RUANG
MAKET
By : Nova Lestari Siregar 110406021





No comments:
Post a Comment